Review Film Beverly Hills Ninja

review-film-beverly-hills-ninja

Review Film Beverly Hills Ninja. Film Beverly Hills Ninja yang dirilis pada 1997 masih jadi komedi aksi ringan yang penuh nostalgia bagi penggemar Chris Farley hingga sekarang. Farley memerankan Haru, seorang Amerika yang dibesarkan di kuil ninja Jepang sejak bayi setelah ditemukan terapung di pantai. Ia dianggap ninja paling berbakat oleh gurunya, tapi kenyataannya Haru sangat ceroboh dan sering gagal dalam latihan. Saat seorang wanita cantik meminta bantuan untuk selidiki pacarnya yang hilang di Beverly Hills, Haru ikut ke Amerika dan terlibat petualangan konyol melawan mafia. Dengan durasi sekitar 88 menit, film ini tawarkan humor fisik khas Farley dan aksi ninja yang absurd, cocok untuk hiburan santai tanpa beban. BERITA BASKET

Plot dan Karakter yang Penuh Humor: Review Film Beverly Hills Ninja

Cerita Beverly Hills Ninja sederhana tapi efektif sebagai kendaraan komedi: Haru, yang yakin dirinya ninja hebat, sebenarnya selalu salah langkah—jatuh dari pohon, terpeleset di lantai, atau hancurkan barang saat coba pose keren. Ia jatuh cinta pada Sally Jones, wanita yang curiga pacarnya terlibat kejahatan, lalu ikut ke Los Angeles. Di sana, Haru bertemu detektif Martin Tanley yang skeptis, dan akhirnya lawan bos mafia yang ternyata pacar Sally. Karakter Haru jadi pusat tawa—dari latihan ninja gagal di kuil hingga kekacauan di Beverly Hills—dengan Farley yang pakai tubuh besarnya untuk slapstick fisik. Gaya komedi fisiknya mirip Jim Carrey tapi lebih clumsy, bikin adegan seperti Haru coba sembunyi di lemari atau kejar musuh dengan kaki terpeleset jadi memorable.

Aksi dan Elemen Komedi 90-an: Review Film Beverly Hills Ninja

Aksi di film ini lebih banyak komedi daripada serius: pertarungan ninja Haru penuh kegagalan lucu—senjata jatuh ke kepala sendiri, lawan terpeleset karena minyak, atau teknik ninja yang malah bikin dia terluka. Meski ada beberapa duel pedang dan tendangan tinggi, semuanya dibuat over-the-top untuk tawa. Latar Beverly Hills beri kontras lucu antara ninja tradisional dan kemewahan Amerika—Haru kagum sama mobil mewah, kolam renang, dan makanan cepat saji. Musik upbeat 90-an dan dialog cheesy seperti “I’m a ninja!” tambah vibe era itu. Farley tampil maksimal dengan ekspresi wajah dan gerakan tubuhnya yang ekspresif, sementara pemeran pendukung seperti Robin Shou sebagai ninja saingan beri nuansa serius yang kontras dengan kekonyolan Haru.

Penerimaan dan Warisan Nostalgia

Saat rilis, Beverly Hills Ninja dapat kritik campur dari penonton—banyak yang bilang plot tipis dan humor terlalu childish—tapi Farley jadi daya tarik utama. Film ini sukses moderat di box office, untung dari budget kecil, dan jadi salah satu peran ikonik Farley sebelum meninggal tragis pada 1997. Kritikus sering sebut film ini “so bad it’s good”, tapi bagi penggemar komedi fisik 90-an, ia punya tempat spesial. Hingga kini, film ini sering muncul di daftar nostalgia VHS atau streaming, terutama bagi yang tumbuh dengan Farley di Saturday Night Live. Warisannya tetap kuat sebagai komedi aksi konyol yang tak berpura-pura serius, mirip Ace Ventura atau Dumb and Dumber era itu.

Kesimpulan

Beverly Hills Ninja adalah komedi aksi 90-an yang murni menghibur dengan humor fisik Chris Farley dan konsep ninja absurd di Beverly Hills. Meski plot sederhana dan aksi lebih banyak tawa daripada intens, pesona Farley yang clumsy dan ekspresif bikin film ini tetap layak ditonton ulang untuk rasa nostalgia ringan. Di tengah banyak film action serius, movie ini bukti bahwa kekonyolan bisa jadi kekuatan—cocok untuk malam santai penuh gelak tawa tanpa perlu mikir terlalu dalam. Klasik underrated yang masih punya tempat di hati penggemar komedi fisik era 90-an.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment